banner medium
Untuk Tampilan Fullscreen Silahkan Klik Icon Panah Yang Berada di Pojok Kanan Layar Player | Klik Tombol Setting Untuk Pengaturan Resolusi
Gunakan Selalu Browser Google Chrome Untuk Streaming Yang Lebih Sempurna | Lakukan Refresh Bila Film Lemot Atau Eror
Babylon (2022)

Babylon

1966 voting, rata-rata 7.5 dari 10

Di era 1920-an yang liar dan berani, ada seorang sutradara film berbakat bernama Max Willingsworth yang memiliki ambisi besar untuk menjadi yang terbaik di Hollywood. Dijuluki “Raja Ambisi” oleh para anggota industri, Max bersumpah untuk mencapai kemasyhuran dengan cara apa pun yang diperlukan.

Kami memulai cerita ini dengan Max yang sedang merintis karirnya di Hollywood. Ia penuh semangat dan tak kenal lelah dalam mengejar mimpinya. Dia membuat film-film bisu yang mengagumkan dan mendapat banyak pujian dari kritikus. Namun, ketika kedatangan film bersuara mengguncang industri, Max merasa terancam.

Daripada menyerah pada keadaan, Max dengan cepat beradaptasi dengan teknologi baru tersebut. Namun, ambisinya membuatnya kehilangan kendali. Ia menggunakan teknologi ini secara keterlaluan, menambahkan efek suara berlebihan dan dialog yang terlalu panjang dalam film-filmnya.

Meskipun awalnya menerima sorakan dan pujian palsu dari penonton, akhirnya para penonton mulai bosan dengan kelebihan keterlaluan dalam film-film Max. Dalam upaya putus asa untuk mendapatkan perhatian kembali, ia melibatkan diri dalam dunia kemewahan dan dekadensi Hollywood.

Kami juga akan memperkenalkan beberapa karakter pendukung yang ikut naik turun bersama Max selama transisi ini. Ada Clara, seorang aktris cantik yang mencoba menjaga integritasnya di tengah godaan dunia hiburan yang kejam. Ada juga Eddie, seorang penulis naskah yang bekerja dengan Max dan berusaha mengingatkan Max agar tidak mengorbankan kualitas demi popularitas.

Kisah ini akan menunjukkan bagaimana ambisi yang berlebihan dan keinginan untuk mendapatkan perhatian bisa merusak karir dan hubungan personal seseorang. Melalui perjalanan Max, kita akan melihat konsekuensi dari tindakan-tindakan egoisnya dan akhirnya dia harus belajar untuk menghargai keseimbangan antara ambisi dan integritas.

Di akhir cerita, Max menyadari betapa pentingnya kejujuran dalam seni dan hidup. Dia memutuskan untuk kembali ke akar-akarnya, membuat film yang jujur ​​dan bermakna. Meskipun ia tidak mencapai kemasyhuran instan, ia menemukan kedamaian dalam menciptakan karya-karya yang benar-benar mempengaruhi orang-orang.

Dalam era dekadensi Hollywood di tahun 1920-an yang penuh godaan dan ketidaktentuan, ini adalah kisah tentang menemukan makna sejati di balik ambisi besar dan menghadapi konsekuensi dari tindakan kita.

Oleh:
Diposting pada:
Dilihat:473
Tagline:Always make a scene.
Rating:R
Genre: Comedy, Drama
Kualitas:
Tahun:
Durasi: 189 Min
Negara:
Rilis:
Bahasa:广州话 / 廣州話, English, Español
Anggaran:$ 78.000.000,00
Pendapatan:$ 56.351.455,00

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *